Senin, 20 Maret 2017

Hadis nabi tentang hati : Kesucian Hati adalah Segalanya

Sucikan hati

Hadis nabi tentang hati : Kesucian Hati adalah Segalanya. Sekitar 1400 tahun silam, Rasulullah telah memberi intruksi pada umatnya tentang pentingnya kebeningan hati, Rasulullah bersabda,
الا وان في الجسد مضغة اذا صلحت صلح الجسد كله واذا فسدت فسد الجسد كله.....
Artinya: Ingat, dalam tubuh manusia ada segumpal daging. Kalau daging itu bagus maka semua anggota tubuh akan ikut bagus, tapi bila daging itu tidak bagus maka anggota tubuhnya juga tidak akan bagus. Ketahuilah bahwa daging itu adalah hati.
Rasulullah juga pernah bersabda, “Allah menilai seorang hamba dari hatinya, bukan dari fisiknya.
Ketika kita membaca hadis tersebut, maka kita sudah memiliki gambaran tentang betapa pentingnya mengelola hati, agar hati itu bersih, sehat, dan diridai oleh Allah. Hati memanglah suatu yang kecil tapi hati memiliki potensi hebat, sehingga anggota tubuh yang lain seakan menjadi budak sahayanya. Seperti tangan dan mata, keduanya tidak mungkin bisa berfungsi memukul dan melihat, kalau dari hati tidak ada sebuah koneksi, perintah, dan keinginan untuk melakukan hal tersebut.
Ketika ada orang mengatakan, “Kenapa orang itu mencuri? Kenapa orang itu zina? Kenapa orang itu mengonsumsi narkoba? Tentu hal itu disebabkan oleh hati mereka yang tidak bagus, kotor, dan tidak dibersihkan. Sebagaimana disinggung dalam hadis di atas, bahwa anggota tubuh bisa bagus dan tidak bermaksiat dalah ketika hati itu bagus dan bersih. Maka dari itu ketika ada seseorang bertanya tentang keadan seseorang yang berbuat maksiat dan melakukan kejelekan, maka jawabannya pasti dikarenakan hati orang itu kotor dan tidak bersih.

Selain hati menjadi penentu perbuatan, hati juga memiliki peran yang lebih penting dari itu, yakni menjadi penentu baik atau tidaknya seseorang itu di sisi Allah. Hamba yang baik dan bagus tentu bukanlah dia yang memiliki harta banyak, juga bukan dia yang disebut presiden dan bupati, dan juga bukan dia yang disebut Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Tetapi orang yang baik di sisi Allah adalah seseorang yang memilki hati bagus dan baik. Rasulallah bersabda, “Allah menilai hambanya dari hatinya bukan dari fisiknya”.

Kesimpulannya, sesuatu yang membuat tangan bagus, mata bagus, dan anggota yang lain bagus ialah ketika hati itu bagus. Begitu pula seorang hamba bisa bagus dan baik di sisi Allah adalah ketika hati hamba tersebut juga bagus. Maka mulai dari sekarang dan sejak ini, jadikanlah hati kalian menjadi hati yang bagus dan bersih yakni hati yang selamat dari penyakit-penyakit hati, seperti riya’, hasud, sombong dan lain-lain.
Oleh: Muiz as-Samfanji


EmoticonEmoticon